Mau’idloh Hasanah Akhirus-sanah Pon-Pes Darul Falah 2018

4 Mutiara yang ada dalam diri manusia menurut syekh Ibnu Hajar Al-‘Asqolany

(Oleh Abah KH. Ahmad Badawi Basyir, dalam Acara Akhirus-sanah Pon-Pes Darul Falah, Jekulo, Kudus. Selasa, 01 Mei 2018)

جواهر الناس في أربعة أشياء

Menurut Syekh Ibnu Hajar Al-Asqolany, ada 4 macam mutiara dalam diri kita sebagai manusia yakni :

  1. ‘Aqal العقل

ما هو العقل ؟ العقل  نور قلبي يفرق بين الحق والباطل

‘Aqal adalah cahaya dalam hati yang bisa membedakan antara perkara haq dan batil.

الغضب يزيل العقل

‘Aqal seseorang akan hilang ketika seseorang marah, sehingga orang yang marah tidak boleh memberi keputusan sebab akan mendatangkan keputusan yang salah pula.

Maka seorang yang menjadi kyai/santri/tokoh, tidak boleh terlalu sering marah. Mereka harus selalu bersabar dengan kondisi yang berbeda dari orang awam pada umumnya. Sebab lumrahnya karena kesibukan mengurus umat membuat santri/kyai tidak memiliki kesempatan kerja. Namun demikian hal tersebut bukan alasan untuk menjadikan kita sebagai santri/kyai yang pemarah. Selalu berbuat baiklah kepada siapapun sebab kalian adalah pusat perhatian.

Di Pesantren DAFA ini para santri dilatih untuk sabar, tidak pemarah, dan selalu belajar.

  1. Agama الدين

Agama akan rusak ketika sifat iri menyelimuti kita.

الحسد يزيل الدين

Abu lahab, Abu Jahal itu bukan orang bodoh. Mereka adalah orang hebat dan cerdas. Namun sebab sifat irinya kepada Nabi Muhammad sehingga mereka tidak bisa menerima agama yang murni.

Maka “Bisoho rumongso, ojo rumongso biso” jadilah kalian santri/kyai  yang bisa merasa, bukan sebaliknya menjadi orang yang merasa bisa.

Di DAFA para santri diajari tirakat, dianjurkan puasa dalailul khoirot, diajari memperbanyak do’a, membaca istighosah sebagai wujud bahwa santri haruslah memiliki sifat rendah hati dan bukan menjadi orang yang kemaki/rumongso biso.

Sifat iri, adalah sifat lumrah manusiawi, artinya semua orang tentu memilikinya. Jika baru sebatas terindikasi, maka ini tidak apa-apa. Meski demikian tetap harus bisa kita minimalisir. Jangan sampai ia menjalar ke seluruh aktifitas keseharian kita. Jika baru awal maka tidak apa-apa, namun jika sudah menjadi sikap maka ini bahaya. Maka dalam Al-quran dijelaskan

ومن شرحاسد إذاحسد

  1. Rasa Malu الحياء

Baik rasa malu kepada Allah SWT, malu kepada sesama manusia maupun malu kepada sesama makhluk Allah SWT. Sedangkan :

والطمع يزيل الحياء

Siapapun orangnya yang memiliki sifat tamak/rakus terhadap hak milik orang lain maka mereka akan kehilangan rasa malu.

Sifat tamak itu akan menghilangkan jati diri.

Sebagai contoh, Orang yang mulia tentulah punya mahkota, dan mahkota seorang santri adalah peci.

Maka berbanggalah kalian sebagai santri sehingga telah diakui oleh Negara dengan adanya Hari Santri Nasional. Wujudkanlah bahwa kalian sebagai santri adalah orang – orang pilihan dengan selalu mengenakan mahkota kalian di manapun tempat, sebagai ciri khan kesantrian juga wujudkan dengan akhlak kalian. Milo coro mbah basyir, pundi wonten santri kog mboten kerso ketunan, meniko dados tiyang fasiq.

  1. Amal Sholih العمل الصالح

Baik sholih sebagai pribadi maupun sholih salam kebersamaan. Sholih dalam ubudiyah, dalam amaliyah maupun dalam siyasiyah. Perlu kalian ingat dan praktikan, bahwa :

مقاصد العلم العمل به ولا الرياء

Tujuan dari ilmu itu adalah amal, bukanlah ilmu itu untuk dipamer-pamerkan.

Amal sholih kita akan habis manakala kita tidak pandai menjaga diri dari sifat ghibah.

الغيبة يزيل العمل الصالح

Sepandai apapun dirimu, sealim apapun dirimu, semua amal sholihmu akan habis dan hilang ketika ghibah/gosip menjadi kebiasaanmu.

Sampeyan titeni, Dimana ada 2 orang awam atau lebih berkumpul kog ngomong lebih dari 10 kata nanti ketemunya ghibah. Kalo lebih dari 50 kata nanti ketemunya ngomong saru.

Suatu daerah dikatakan makmur jika daerah tersebut menjadi tujuan dan didatangi oleh banyak orang. Dan daerah yang ditinggalkan oleh orang-orang disebut daerah madlorot. Maka disini itu termasuk daerah makmur sebab banyak yang datang kesini. Tetangga-tetangga pesantren jadi punya penghasilan sebab ada santri disini. Namun juga sebab didatangi santri, banyak yang kadang tengah malam waktu panjenengan istirahat terganggu oleh bisingnya santri. Jadi sebagai pengasuh pesantren kami Mohon maaf sebanyak-banyaknya.

Hadirin poro rawuh sedoyo rohimakumulloh,

Semua orang tentu ingin punya kesempatan beramal sholih. Tinggal bagaimana pemimpin/kyai/santri di daerah tersebut bisa mengatur warganya. Dulu jika ada pengajian umum banyak orang berbondong-bondong hadir walau dari berbagai daerah yang jauh. Banyak menjamur TPQ/madrasah diniyyah. Namun sekarang semua telah habis oleh televisi juga internet, sebab di TV kita bisa menyaksikan pengajian umum dari jarak jauh tanpa harus capek-capek mengunjungi. Di Internet kita bisa belajar cara baca quran tanpa perlu capek-capek datang pada guru. Namun demikian mereka tidak akan bisa merasakan nikmatnya taburrukan pada kyai. Dulu majelis-majelis istighosah banyak digelar dan pengunjungnya relatif banyak. Namun semakin kesini semakin meredup dan sepi peminat. Sekarang yang ramai kalau ada majelis sholawat. Fenomena seperti ini telah jelas dan nyata.

Banyak yang semangat menghadiri majelis sholawat namun kalau di rumah sendirian dia jarang baca sholawat. Dengan merebaknya majelis-majelis sholawat seolah seperti syi’ar, namun banyak yang salah niat sehingga nilainya rendah.

Ini bukan soal salah dan tidak salah, baik dan tidak baik. Semuanya baik, asal caranya juga benar. Hal ini mengindikasikan bahwa meraih amal sholih itu berat.

لِتُؤْمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُعَزِّرُوهُ وَتُوَقِّرُوهُ وَتُسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلاً ﴿٩﴾

“Supaya kamu sekalian beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, menguatkan (agama) Nya, membesarkan-Nya. Dan bertasbih kepada-Nya di waktu pagi dan petang.” (QS. Al-Fath : 9)

Maka sebagai santri harus punya misi khusus, jangan justeru kalian larut pada mereka.

Imam Al-Ghazali berkata : “Aku belajar ilmu agama pada awalnya bukan karena Allah SWT. Namun sebab yang aku pelajari adalah ilmunya Allah, maka akupun ditarik kepada Allah SWT.”

Maka sebagai santri yang mempelajari ilmu Allah, perlu kalian ingat : “Kalian bisa pintar, namun hati kalian tidak akan bisa hidup jika kalian jauh dari kyai. Ingat pesan luqman al-hakim :

قال لقمان الحاكم :

يابني, جالس العلماء وزاحمهم بركبتيك فاء ن الله يحيي القلوب بنور الحكمة كما يحيي الأرض بوابل السماء

Wahai anak-ku, duduklah kalian / mendekatlah kepada para ulama’, dan desak mereka dengan 2 lututmu (sangat dekat sedekat-dekatnya). Sesungguhnya Allah SWT akan menghidupkan hati dengan cahaya hikmah sebagaimana DIA menghidupkan bumi yang mati dengan tetesan air hujan.

Jangan menjauh dari kyaimu, dekati mereka ahar hatimu hidup.

Tanpa cahaya hikmah hatimu akan mati.

Namun demikian jangan kalian memaknai dekat hanya secara dzohir saja. Ketika kalian dekat dengan kyai maka harus mencari cara agar kalian mendapat hikmah dari mereka. Apa itu ilmu hikmah?

قال ابن عباس : الحكمة هي الغلم النافع

Menurut Ibnu Abbas hikmah adalah ilmu yang bermanfaat. Yakni ilmu yang bisa mendatangkan pada kebaikan lainya.

Amalkan ilmu yang kalian dapatkan dari pesantren ini agar bermanfaat bagi masyarakat.

Istiqomahlah dalam perjuangan ini, maka kalian akan mendapatkan hikmah dan termasuk dalam golongan yang difirmankan Allah SWT :

يُؤتِي الْحِكْمَةَ مَن يَشَاءُ وَمَن يُؤْتَ الْحِكْمَةَ فَقَدْ أُوتِيَ خَيْراً كَثِيراً وَمَا يَذَّكَّرُ إِلاَّ أُوْلُواْ الأَلْبَابِ ﴿٢٦٩﴾

Mereka yang diberi ilmu hikmah maka telah diberi banyak sekali kebaikan dari Allah SWT.

Maka jangan lupakan kyai-Mu dalam setiap do’a yang kau panjatkan pada Allah SWT. Ingatlah, ziarah pada guru/kyai itu penting. Sowan guru/kyai itu penting.

Ziarahilah guru/kyai kalian baik yang masih hidup maupun yang telah wafat.

Sowan kyai itu gak penting amplope. Seng penting isine amplop… 😀

Related image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: