PERANGKAT PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK MTs. MANBAUL HUDA GROBOGAN TAHUN PELAJARAN 2017/2018 RPP KURTILAS

Assalamualaikum wa rohmatulloohi wa barokaatuh.

Akhlak merupakan hal terpenting sebagai cerminan wujud keberhasilan pelaksanaan kegiatan pembelajaran dalam suatu instansi Pendidikan. Tidak ada gunanya manakala prestasi dalam bidang akademik tidak diiringi dengan peningkatan mutu akhlak. di MTs. Manbaul Huda Grobogan, pelajaran Akhlak diberikan secara rutin sebanyak 2 Jam Pelajaran Tatap muka di masing-masing lokal dalam bentuk pelajaran Akidah Akhlak. Tujuannya tidak lain supaya anak-anak mendapat materi pembelajaran akhlak ini tidak hanya secara kuantitas, namun juga pada kualitas akademik.

Rasulullah pernah bersabda bahwa tujuan beliau diutus oleh Allah tidak lain untuk menyempurnakan akhlak manusia, dan manusia akan hidup bahagia dan berkedudukan di sisi Tuhan jika selain mempunyai tingkat ilmu pengetahuan yang tinggi ia juga mempunyai tingkat ketakwaan yang tinggi pula.

OLeh karenanya,untuk mewujudkan kehendak Rasul tersebut, seorang guru dituntut untuk pro aktif dan kreatif dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran supaya pelajaran dapat diterima dengan baik dan diamalkan oleh anak didik mereka. Dalam rangka tersebut pula, kami selaku dewan pengajar di MTs. Manba’ul Huda Grobogan telah menyusun perangkat pembelajaran Akidah Akhlak sesuai dengan aturan Kurikulum duaribu tiga belas yang kita kenal dengan istilah KURTILAS yang dapat kami sampaikan sebagai berikut :

Sampul Perangkat

1. Sampul

Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Mapel Akidah Akhlak

1. KI KD Akidah

KI dan KD diatas merupakan isi dari PMA No.165 Tahun 2014 tentang PEDOMAN KURTILAS (Lihat di file => KMA Nomor 165 Tahun 2014 dan Lampiran PMA Nomor 165 Tahun 2014 )

Juga SK Dirjen No.2676 tahun 2013 tentang KURTILAS MAPEL PAI DAN BAHASA ARAB (Lihat di file => sk dirjen 2676 dan lamp sk dirjen 2676 )

Kalender Pendidikan MTs. Manbaul Huda Grobogan Tahun Pelajaran 2017/2018

1. KALENDER PENDIDIKAN 2017-2018

Program Tahunan (Prota)

2. PROGRAM TAHUNAN Aq. Akhlaq OK

Program Semesteran (Promes)

3. Promes

Silabus Pembelajaran

4. SILABUS KELAS 7

4. SILABUS KELAS 8

4. SILABUS KELAS 9

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
5. RPP Akidah Akhlak Kls 7 smt 1
5. RPP Akidah Akhlak Kls 7 smt 2
5. RPP Akidah Akhlak Kls 8 smt 1
5. RPP Akidah Akhlak Kls 8 smt 2..
5. RPP Akidah Akhlak Kls 9 smt 1
5. RPP Akidah Akhlak Kls 9 smt 2
KriteriaKetuntasan Minimal (KKM)
6. KKM 2017-2018
Lampiran tambahan :
Nadhom Asmaul Husna yang biasa dipakai untuk mengawali kegiatan pembelajaran di Madrasah kami

Akhirnya kami berharap semoga Perangkat pembelajaran Akidah Akhlak yang kami gunakan dalam melaksanakan tugas mengajar di MTs. Manbaul Huda Grobogan ini bermanfaat bagi panjenengan semuanya.

“Jangan lupa tinggalkan commentmu, OK???”

>>>>Wassalamualaikum wa rohmatulloohi wa barokaatuh.<<<<

Advertisements

PEMBELAJARAN DALAM SYARH HIKAM : KETIKA KITA DIPUJI

Orang-orang bisa jadi memuji kita sebab suatu kelebihan yg ada pada diri kita. Namun janganlah kita larut dengan berbangga diri lantas lupa pada hakekat pujian tersebut. Mereka memuji sebab Alloh SWT yang menampakan kebaikan kita di mata mereka sehingga mereka mengira kita sebagai orang yg mulia. Sedang dibalik itu diri kita mengetahui bagaimana sebenarnya diri kita ini. Bukankah amat banyak kekurangan dan perbuatan buruk yg kita sembunyikan??
Maka saat orang lain memuji kita, seharusnya kita lebih fokus pada kekurangan diri dan jangan terbuai oleh pujian orang tersebut. Bukan berarti kita harus melarang mereka memuji kita, tp kita yang harus menjaga hati ini.
Kecuali jika pujian tersebut sudah terlewat batas dan atau justeru pujian yang mendorong kita untuk lalai maka cegahlah mereka memuji kita.
Rosulullah SAW menyuruh kita melarang orang yg keterlaluan dlm memuji kita bahkan jika harus menggunakan abu utk ditebarkan di wajah para pemuja kita itu, sebab hakekatnya saat kita dipuji (dgn pujian yg terlalu berlebihan) sama artinya mereka meletakan pedang pada leher kita/siap memotong leher tersebut.
Lebih baik kita mencela diri atas kekurangan yg ada daripada berbangga atas kelebihan yg hakekatnya bukan milik kita.
Ingatlah makna kalimat :
Alhamdu utawi sekabehane puji iku lillahi kagungane Gusti Alloh.

Mukmin sejati itu ketika dipuji maka ia malu pada Alloh. ia malu sebab dipuji atas sesuatu yg tidak dimilikinya. ia tidak terpengaruh pujian tsb kecuali semakin sungguh* untuk melihat dan mensyukuri anugerah Alloh kepadanya. sikap syukur seperti inilah yg menjadikan dirinya mendapatkan tambahan nikmat serta terselamatkan dari terbuai atas pujian.
Sedang sebodoh*nya manusia adalah mereka yg meninggalkan sesuatu yg nyata/yakin ada pada dirinya yakni keburukan* sifat serta keteledoranya atas hak* Tuhanya. yakni karena lebih mengejar apa yg tdk yakin (persangkaan baik dari orang lain).
Sebagian ‘arifiin berkata : Perumpamaan orang seperti itu adalah mereka yg percaya dan gembira atas ucapan orang yg datang sambil tersenyum dan berkata kepadanya bahwa : “t4h1 yg keluar dari perutmu baunya lebih wangi lho dari minyak misik”. sedang kita tahu bahwa kemaksiatan kita lebih busuk dan kotor daripada kotoran yg keluar dr perut.
Ketika Alloh telah membuka mulut orang lain sehingga mereka memuji kita sedang pada kenyataanya kita tidak berhak sama sekali atas pujian itu, sebab Alloh SWT dengan fadhol/keutamaanNya lebih memilih untuk menampakan kelebihan drpd kekurangan kita maka pujilah DIA yang lebih berhak atas pujian tersebut sebagai wujud dari rasa syukurmu kepadaNya.

Ringkasan materi Tarjamah syarh hikam oleh Syekh Abdulloh As Syarqowi, hlm. 268-273