Sahabat Pangeran Penatas Angin

Siapakah Katir dan Kyai Sulasi (I Galasi) itu?

Sebenarnya antara Katir, Kyai Sulasi (l Galasi), dan Pangeran Pati Unus (putera Sultan Fattah) sudah bersahabat erat sejak masih usia remaja. Katir adalah putera salah seorang pembesar Kerajaan Demak, sedangkan Kyai Sulasi adalah putera Syeh Khadlir Mularasa, seorang ulama asli dari Demak. Syeh Khadlir Mularasa ini adalah seorang ulama ahli Qura’an yang ditunjuk oleh Sultan Fattah untuk mengajar mengaji Al-Qura’an kepada para putera Sultan Fattah, di antaranya adalah: Pangeran Sekar, Pangeran Pati Unus, dan Pangeran Trenggono. Jadi antara Katir, Kyai Sulasi, dan Pangeran Pati Unus ini sudah menjalin persahabatan sejak mereka sama-sama berguru mengaji Al-Qura’an kepada Syeh Khadlir Mularasa. Di kemudian hari mereka bertiga ini dikenal sebagai tokoh pemuda Jawa yang sangat gigih memerangi orang-orang Portugis yang menguasai Selat Malaka.

Saat Pangeran Pati Unus diangkat sebagai adipati di Jepara. ayah Katir diangkat sebagai penasihatnya dan ikut pindah ke Jepara. Tidak lama setelah menjabat sebagai adipati di Jepara, Pangeran Pati Unus mendengar kabar bahwa Portugis menguasai Selat Malaka dan menjalankan politik monopoli perdagangan di sana.

Tindakan Portugis ini dinilai oleh Pati Unus sangat merugikan pihak Jepara dan Demak yang sebelumnya sudah menjalin hubungan dagang dengan Malaka. Pangeran Pati Unus atas restu Sultan Fattah di Demak berniat untuk memerangi orang-orang Portugis yang menguasai Malaka tersebut. Maka diaturlah siasat sebagai berikut :

  1. Katir, dikirim ke Malaka dengan membawa pasukan sebanyak 100 orang. Misi utama Katir adalah untuk menghubungi raja-raja di sekitar Selat Malaka agar bersedia menjadi sekutu bagi armada Demak pada saat Menggempur Portugis di Malaka secara besar-besaran pada tanggal 1 Januari 1513 nanti.
  2. Kyai Sulasi, dikirim ke Gowa dengan membawa 100 orang. Misi utama Kyai Sulasi sama dengan misi Katir, hanya berbeda wilayah tugasnya.

Ternyata misi rahasia Katir di Selat Malaka dan Kyai Sulasi di Gowa ini tercium oleh orang-orang Portugis. Itulah sebabnya, pada Juni 1512, Portugis meminta Raja Gowa ke-9 agar memerangi orang-orang lslam dari Jawa yang tinggal di Kampung Pammolingkang (dekat Gowa).

Demi memenuhi permintaan orang-orang Portugis yang dianggap sebagai sahabatnya, Raja Gowa ke-9 membawa 300 orang prajurit ke Kampung Pammolingkang untuk menggempur orang-orang Kyai Sulasi yang hanya berjumlah 100 orang. Namun sebelum perang besar terjadi, untuk menghindari jatuhnya banyak korban dari rakyat kecil yang tidak berdosa, Kyai Sulasi segera membuat siasat cerdik. Ia menantang raja Gowa untuk berduel adu kesaktian.

Karaeng Tumapa’risi Kallona adalah seorang raja kesatria yang gagah berani. Baginda menyambut baik tantangan duel dari Kyai Sulasi. Prajurit masing-masing pihak diperkenankan menonton duel tersebut secara terbuka. Setelah melalui pertarungan yang sengit, akhirnya baginda raja mengakui kesaktian Kyai Sulasi. Pada pertarungan tersebut, Pangeran Natas Angin tidak mau membantu ayahandanya karena mengetahui bahwa ayahandanya berada di pihak yang keliru. Ia hanya menonton saja ketika leher ayahandanya mengalami cidera terkena jurus pukulan jarak jauh yang dikirimkan oleh Kyai Sulasi.

Melihat kenyataan tersebut, baginda raja tidak marah kepada puteranya yang tidak mau membantunya. Rupanya baginda menyadari kekeliruan sikapnya karena telah menuruti kemauan Portugis memerangi orang-orang Islam dari Jawa, yang sebenarnya tidak memiliki kesalahan terhadap raja. Bahkan akhirnya, baginda justeru mengabulkan niat putranya yang ingin ikut membantu perjuangan “Laskar Pati Unus” untuk menggempur Portugis di Selat Malaka, yang direncanakan akan dilancarkan pada tanggal 1 Januari 1513.

2 Comments

  1. 17/05/2012 at 02:26

    mas isi da’wah ngono lho biar bermanfaat……………

    • 17/05/2012 at 22:52

      Termiakasih saranya. Sebagian dakwah telah saya masukan dalam kategori Materi Keagamaan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: