Doa Abu Nawas

Do’a ini merupakan munajat seorang hamba yang merasa tidaklah pantas untuk menerima syurga walaupun amal ibadahnya sudah sangat banyak. sebab walau sebanyak apapun amal ibadah tersebut maka sangat tidak setara atas kenikmatan-kenikmatan yang akan diberikan Allah SWT dalam syurga-NYA. Sebaliknya, hamba tersebut juga merasa tak akan kuat menerima siksaan dalam Neraka, walaupun hanya sebentar di dalamnya. Sebab karena siksaan paling ringan di Neraka kelak tidak ada apa-apanya walaupun dicarikan pembanding dengan kesengsaraan terberat di dunia ini.

Diceritakan oleh seorang ulama’ bernama Abdul Wahab Asy-Sya’roni dalam suatu keterangan di dalam kitab kasyifah asy syaja bahwa “Barang siapa yang membiasakan membaca do’a ini setiap hari jum’at (dalam keterangan lain setelah shalat jum’at sebanyak lima kali), maka ia akan mati dalam keadaan ISLAM tanpa keraguan” (Syarh Kasyifatus saja, Syekh Imam Abu Abdil Mu’thi Muhammad Nawawi al-bantany, Maktabah :Alawiyah Semarang, shohifah : 99)

Do’a tersebut berbunyi :

Ilaahii lastu lil firdausi ahlaa, Wa laa aqwaa ‘alan naaril jahiimi,

Fa hab lii taubatan waghfir dzunuubii, Fa innaka ghoofirudz dzanbil ‘adhiimi.

“Wahai tuhanku, aku bukanlah orang yang pantas masuk syurga, tetapi aku juga tidak kuat dengan api neraka. Karena itu berikan padaku kemampuan bertaubat dan ampuni dosa-dosaku, karena hanya Engkaulah yang dapat memberikan maaf atas dosa-dosa yang besar”.

Coba kita menjadikan i’tibar do’a tersebut dalam kehidupan ini.

Sudah sebanyak apakah amal kebaikan yang telah kita kumpulkan????

Apakah amal-amal kita sudah sempurna sesuai tuntunan syare’at???

Apakah amal-amal tersebut sudah murni kita lakukan lillahi (hanya karena Allah) ta’ala???

Lalu perkiraan kelak apakah Allah bersedia menerima amal-amal kita tersebut????

Bukankah selama ini kita telah banyak lalai menjalankan tugas dari-NYA???

Bukankah dosa kita sudah sangat pantas untuk menjamin kita masuk neraka-NYA???

Ingatlah wahai saudara-saudaraku, bahwa amal kebaikan yang banyak yang telah kita lakukan di dunia ini tidak akan ada apa-apanya manakala tidak mendapat Ridho dari Allah SWT. Kita juga tidak akan bisa menghindari api neraka manakala tidak memperoleh pengampunan dosa dari Allah SWT. Oleh karenanya janganlah kita berputus asa dalam meminta rahmat dari-NYA.

Semoga Allah berkenan menerima amal ibadah kita dengan ridho-NYA, serta mengampuni dosa-dosa kita dengan maghfiroh-NYA dan memasukkan kita dalam golongan orang – orang yang beruntung. Amin ya robbal alamiin.

Robbanaa aatinaa fid-dun yaa hasanah, wa fil aakhiroti hasanah, wa qi naa ‘adzaaban-naari, Amin

Semoga bermanfaat.

2 Comments

  1. hury said,

    29/03/2011 at 09:49

    podo karo aku kuwe…!!!!

    • 29/03/2011 at 10:13

      hehehe….
      di istiqomahke olehe maos dungo niki pak….
      insyaalloh banyak manfaatnya….


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: