Keistimewaan Bulan Rojab

Keistimewaan Bulan Rojab

 

Assalamu’alaikum wr.wb.

Bulan rojab yang akan menghampiri kita pada jum’at depan, tanggal 03 Juni 2011, ternyata merupakan salah satu bulan yang amat dimulyakan oleh Allah SWT.

وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ

133. Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (Q.S. Al-Imron : 133 )

Penjelasan :

Inilah salah satu keterangan dalam Al-Qur’an yang memerintahkan kita untuk menyegerakan bertaubat kepada Allah SWT. Adapun beberapa amaliyah yang bisa menjadikan ampunan Allah SWT sebagaimana yang dimaksudkan dalam Ayat Al-Qur’an diatas menurut para ulama’ ada yang menafsirinya sebagai berikut :

  1. Menurut Ibn Abbas : bersegeralah kalian untuk memeluk Islam. Dalam suatu hadist dari beliau juga disebutkan bahwa maksudnya adalah menyegerakan Taubat
  2. Menurut Ikrimah dan Ali bin Abi Thalib bahwa amal tersebut adalah melakukan setiap kewajiban agama.
  3. Ibu Al-Aliyah mengatakan bahwa maksudnya adalah Segeralah berhijrah ( dalam artian dari kemaksiyatan kepada ketha’atan).
  4. Imam Ad-Dhohak mengatakan bahwa maksudnya adalah Jihad.
  5. Imam Muqithil menafsirinya untuk segera beramal sholihah.
  6. Imam Anas bin Malik menafsiri untuk mensegerakan shalat.

Ayat diatas mengingatkan kita untuk senantiasa memperbarui taubat, karena tanpa disadari setiap bertambahnya waktu kita, belum kita iringi dengan peningkatan kualitas keimanan kepada Allah SWT. Pada bulan rojab inilah kesempatan kita untuk selalu mendekat kepada Allah makin terbuka lebar.

Dalam suatu keterangan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda : Sesungguhnya rojab adalah bulan milik Allah, sedang sya’ban adalah bulan milik Rasul-NYA dan Ramadhan adalah bulan umatku”

Diceritakan dari Rasulullah SAW  :  “bahwa barang siapa yang menghidupkan malam pertama bulan rojab(dengan berbagai macam ibadah), maka tidak akan mati hatinya, ketika banyak hati yang mati. Allah akan menyiramkan kebaikan kepada orang tersebut dan ia akan (diampuni dosanya sebagaimana saat) keluar dari rahim ibunya serta ia kelak akan bisa menolong 70.000 ahli keburukan yang akan disiksa di neraka”.

Rasulullah SAW pernah bersabda : “ Ketika aku melakukan mi’raj, ku lihat suatu bengawan yang airnya lebih manis daripada madu, lebik sejuk dari salju, serta lebih wangi dari misik. Lalu aku bertanya kepada Jibril : Untuk siapakan bengawan ini wahai malaikat? Jawabnya : Untuk umat mu yang mau bersholawat kepadamu di bulan rojab.”

Para ulama’ (Majalis al-Anwar) berkata : Sesungguhnya rojab terdiri atas tiga huruf yang sarat makna. Adapun huruf ra’ adalah singkatan dari rahmat Allah yang berarti kasih sayang, sedang jim diambil dari kata jirmun, maksudnya jirmul abdi yang artinya dosa-dosa hamba. Adapun huruf ba’ kepanjangannya adalah birrullah yang artinya pembebasan dari Allah. Jadi seolah-olah di bulan rajab ini Allah mengatakan kepada hamba-NYA : Wahai hamba-hamba-KU, telah KU jadikan dosa-dosa dan kesalahan yang kalian lakukan diantara pembebasan-KU dan kasih sayang-KU. Maka tiada lagi dosa-dosa kalian jika kalian mau menghormati bulan rojab ini(dengan berbagai amal ibadah).

Syekh Abu Muhammad Al-Khalal tentang keutamaan bulan rojab : dari Ibnu Abbas RA berkata bahwa : Berpuasa pada hari pertama di bulan Rojab dapat menghapus dosa tiga tahun lamanya., di hari ke-dua menghapus dosa satu tahun, dan di hari ke tiga menghapus dosa setahun. Kemudian di hari ke empat dan seterusnya dapat menghapus dosa setiap bulan-nya. (Al-Jami’ As Shoghir)

Diceritakan bahwa seorang perempuan ahli ibadah jika datang bulan rojab ia membiasakan dzikir Surat Al-Ikhlash sebanyak 12 kali setiap harinya. Ketika ia sakit, berpesanlah ia pada anaknya supaya jika kelak ia meninggal dikafani dengan pakaian yang selalu ia pakai ketika berdzikir tadi. Ternyata setelah perempuan tadi meninggal, sang anak (karena kesombongan) tidak mau menaati wasiat ibunya. Hingga malam harinya ia bermimpi bertemu ibunya yang berkata kepada sang anak : Wahai anaku, mengapa tidak kau taati wasiyatku, sunnguh aku tidak ridlo atas apa yang kamu lakukan. Kemudian sang anak pun terbangun dan cepat-cepat anak itu menuju kubur ibunya untuk menjalankan wasiyat sang ibu. Namun ternyata mayat sang ibu tidak ada di dalam kubur, dan anak tersebut pun menangis dengan kerasnya. Kemudian anak itu mendengar suara yang berkata : Apakah kamu tidak tahu bahwa orang-orang yang menghormati bulan-KU rojab tidak akan AKU tinggalkan ia sendirian dalam kuburnya (Zubdah al-Fa iziin).

Masih banyak lagi keutamaan-keutamaan yang bisa diperoleh bagi orang-yang mau menghormati bulan rojab dengan berbagai macam bentuk amal ibadah. Oleh karena itu, janganlah kita sia-siakan kesempatan yang hanya datang sekali dalam setahun ini. Sebab belum tentu kita dapat menemui bulan rojab di tahun depan.

Semoga bermanfaat.

 

Diambil dari kitab Durroh an-naasihiin, fi al wa’dzi wal atsar, Usman ibn hasan ibn as-syakir al-khoubary, Surabaya : Toko Kitab Al-Hidayah, hlm. 39 – 42.

Keterangan tentang keistimewaan yang lainya juga terdapat di Bab 25 tentang keutamaan rojab, hlm. 84 – 88.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 28 other followers

%d bloggers like this: