Study Tour Tahap II MTs. Manbaul Huda Grobogan

Kamis, 03 Maret 2011 merupakan hari yang cukup berkesan bagi para siswa MTs.Manbaul Huda Grobogan yang tidak bisa mengikuti Kegiatan Study Tour ke WBL kemarin. Pasalnya anak-anak tersebut yang adakalanya tidak mengikuti karena sedang sakit, ada yang dikarenakan sering mabuk kendaraan bahkan adapula yang karena terlambat datang dalam acara pemberangkatan diajak untuk study tour ke daerah Kuwu dan sekitarnya.

Acara dimulai sejak pukul 12.30 WIB, tepatnya setelah kami sebagai Panitia Study Tour yang juga Panitia Mid Semester Kelas 7 dan 8, serta tes semester genap kelas 9 menyelesaikan tugas kepanitiaan tes tersebut. para peserta study tour yang sudah menunggu sejak pukul 12.00 WIB dengan terpaksa harus mengunggu sekitar setengah jam. Dari beberapa peserta tersebut, terdapat 1 anak yang agak bandel yang ternyata malahan pulang ke rumah, yakni Ahmad Agus Saputra kelas 8.A. Anak tersebut malah pulang ke rumah dan dengan nekat tidak mau mengikuti study Tour dengan alasan malu pada teman-temannya.

Akhirnya setelah dilepas oleh Bapak Kepala Madrasah beliau Bapak Haji Abdul Mujib, S.Pd.i acara study Tour segera dimulai. Para rombongan menuju lokasi study tour yang pertama yakni Makam Ki Ageng Tarub. Makam yang terletak di desa Tarub, Kecamatan Tawangharjo Kabupaten Grobogan ini dikenal dengan banyak sekali karomah dari waliyulloh yakni beliau yang terkenal dengan sebutan Ki Joko Tarub.

Layaknya Study Tour ke WBL kemarin, para peserta pun dimasukan ke warung sederhana di daerah desa Pojok kerten, Tawangharjo untuk makan siang. Warung yang memberikan fasilitas ambil nasi dan memilih sendiri lauk dan sayur sesuka pembeli ini terletak di sebelah barat bangunan SMP N 1 Tawangharjo.

1. Makam Ki Ageng Tarub


Di lokasi tersebut, kami berdoa bersama dengan menjadikan Ki Ageng Tarub sebagai wasilah dalam berdo’a kepada Allah SWT dengan maksud dan tujuan kami masing-masing. Setelah kami membuka acara dengan memberikan beberapa pengarahan kepada para peserta yang intinya adalah untuk berdoa kepada Allah SWT bukan meminta kepada Ki Ageng Tarub serta memulai doa dengan uluk salam dan bacaan shalawat, acara Tahlil pun dimulai dengan dipimpin oleh Beliau Bapak Darno, SH. Setelah Acara Tahlil selesai, pak darno melimpahkan do’a kepada kami, sehingga kami harus memimpin do’a tahlil tersebut.

Setelah selesai berdo’a Para peserta dipersilahkan untuk sekedar mencatat hal-hal penting tentang Ki Ageng Tarub yang konon merupakan pepunden para raja di keraton Surakarta bahkan di sebagian penguasa Pulau Jawa zaman dahulu. Silsilah beliau terpampang jelas di sekitar makam. Makam ki Ageng Tarub berada di tengah pemukiman penduduk, serta di sebelah selatan makam umum warga desa tarub.

Setelah selesai melakukan observasi di lokasi makam Ki Ageng Tarub, para rombongan pun bergegas menuju ke daerah Kuwu untuk melakukan observasi di lokasi obyek wisata kedua yakni Bledug Kuwu.

2. Bledug Kuwu.

Bledug kuwu merupakan kejadian alami dimana terdapat semburan gas disertai lumpur semacam kawah. Hemh… cukup mengherankan memang, ketika kawah seperti ini muncul di dataran rendah sebagaimana di desa kuwu kecamatan Kradenan Kabupaten Grobogan.

Sebelum menuju lokasi, para peserta Study Tour mampir dulu ke Masjid Agung Wirosari untuk melaksanakan shalat dzuhur berjama’ah karena saat itu sudah menunjukkan jam 13.45 WIB. Setelah melakukan shalat, kami bergegas menuju ke daerah selatan yakni Bledug kuwu. Sesampai di sana, kami memasukkan sepeda motor serta membayar tiket masuk. saat ini, tiket masuk ke lokasi adalah sekitarRp. 2000 / orang.


Di dalam lokasi, kami melakukan observasi dengan mendekat ke pusat semburan lumpur. mungkin hampir mirip dengan lumpur lapindo, namun dalam skala lebih kecil. lumpur disana muncul seperti letusan yang terjadi secara berkala selama antara 15 s.d 60 detik sekali. Pusat letusan terbagi dalam dua bagian yakni di sebelah timur dan bagian barat yang nampak lebih kecil.

Ketika di lokasi tersebut, tidak begitu banyak pengunjungnya. Hanya beberapa turis lokal dan terlihat tiga orang anak sekolah yang setelah kami lihat seragam bajunya ternyata adalah anak dari MA Sunniyyah Selo, tempat sekolah kami dulunya.

Awalnya agak malu kami menyapa mereka, namun karena salah satu diantara ketiga anak tersebut terjatuh dalam lumpur hingga menyebabkan sepatu mereka kotor, kami pun segera menolong dan sedikit berbincang dengan mereka. Ternyata setelah kami korek keterangan mereka sedang pulang kampung karena memang salah satu dari ketiga anak tersebut adalah penduduk asli sini.

Tak lama kami berbincang, mereka segera pergi membersihkan diri dan kami melanjutkan observasi di lokasi tersebut. Sebelum keluar dari lokasi kami mencoba mengabadikan kenangan dengan ber foto bersama di Bledug kuwu. Setelah dirasa cukup, sekitar pukul 14.30 WIB, kami melanjutkan perjalanan menuju obyek wisata ke tiga yakni ke Sendang coyo.

Berlanjut ke link ini :
Study Tour Tahap II MTs. Manbaul Huda Grobogan (Bagian ii)

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 28 other followers

%d bloggers like this: